Identitas Siswa
Data pribadi, orang tua, sekolah asal, dan pemeriksa yang melakukan asesmen.
Alur terstruktur dari identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus, asesmen akademik (Membaca, Menulis, Berhitung, Motorik, Bahasa), hingga laporan hasil yang siap cetak. Mendukung pendidikan tinggi yang inklusif, aksesibel, aman, nyaman, dan setara bagi semua.

Resmi Universitas Tulungagung
Tujuh langkah terstruktur untuk memetakan kebutuhan dan kemampuan siswa penyandang disabilitas secara komprehensif.
Data pribadi, orang tua, sekolah asal, dan pemeriksa yang melakukan asesmen.
Skreening hambatan penglihatan (Low Vision & Blind) dengan skala YA / TIDAK.
Membaca, Menulis, dan Berhitung dengan skala 3 (Baik) / 2 (Cukup) / 1 (Kurang).
Motorik Halus, Motorik Kasar, dan Bahasa & Komunikasi dengan skala 3 / 2 / 1.
Persepsi, Memori, Pendengaran, dan Taktil dengan skala M / MB / BM.
Sosialisasi, Emosi, Motorik Kasar/Halus, dan Komunikasi & Bahasa dengan skala M / MB / BM.
Catatan observasi, kondisi fisik, perkembangan anak, hasil pemeriksaan medis/psikologis, kesimpulan, dan rekomendasi Program Pengajaran Individual (PPI).
Dokumentasi kegiatan kolaborasi pengembangan sistem asesmen disabilitas digital ULD GAYATRI bersama mitra, sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif.
Foto 1Sesi foto bersama peserta benchmarking sistem asesmen disabilitas digital.
Foto 2Dokumentasi kolaborasi lintas institusi untuk sistem asesmen yang inklusif.